Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Februari 2014

Mahabbah (Cinta)

,
Berkata Abubakar Al-Kattani : Berkumpul beberapa orang Ulama Shufi di Makkah Yang Suci di musim hajji. Mereka asyik membicarakan soal cinta kepada Tuhan, apakah intisarinya. Masing-masing telah mengeluarkan pendapat, yang paling muda di antara mereka ialah Al-Junaid Al-Baghdady. Lalu mereka berkata : "Hai orang muda dari Irak, coba nyatakan pula pendapatmu tentang cinta itu".

Mendengar ajakan itu termenunglah Al-Junaid sejenak sambil menekurkan kepalanya, tiba-tiba air matanya berlinang. Lalu dia berkata :

"Cinta ialah seorang hamba membawa dirinya, berhubungan langsung dengan Tuhannya karena menyebut nama-Nya, dia berdiri dengan setia melakukan kewajibannya kepada Tuhannya. Dia memandang merenung Tuhan itu dengan hatinya. Terbakar hatinya oleh Nur cahaya kehebatan Tuhan, jadi suci-bersih kerongkongannya lantaran minum dari piala cinta kasih-Nya, dibukalah oleh Tuhan Yang Maha Perkasa kepadanya selubung kegaiban-Nya. Maka jika dia bercakap, dia bercakap dengan ingat kepada Allah. Dan jika dia bertutur tak lain buah tuturnya, adalah darihal Allah belaka. Dan jika dia menggerakkan badannya, adalah karena begitu perintah Allah, dan jika dia tenang berdiam diri dia merasa dirinya dengan Allah. Oleh sebab itu dia adalah selalu dengan Allah, karena Allah, bersama Allah".....

Mendengarkan jawaban Al-Junaid yang demikian itu, berlinanglah airmata Ulama-Ulama yang tua itu, seraya mereka berkata :

"Cukup! Tidak ada tambahannya lagi, moga-moga Allah mengganjarimu dengan baik, wahai Tajul 'Arifin (Mahkota di kening orang-orang yang 'arif)!"

dari kitab Madarijus Salikin III
ketika menguraikan pengertian cinta
menurut pandangan Ahli Tasawwuf


Senin, 08 Oktober 2012

Mengambil Pelajaran Dari Musuh

,
Mata orang yang telah senang,
gelap tidak melihat segala kecelaan.
Tetapi mata yang penuh kebencian,
memandang apa saja yang dikerjakan oleh orang yang dibencinya salah.

Maka tidaklah aku segan kepada orang yang tidak segan kepadaku.
Dan tidaklah aku akan melihat orang yang tidak mau melihatku.
Yang rahasia pada diriku sama saja dengan terang benderang siangku.
Musuh-musuhku ada jasanya kepadaku dan ada anugerahnya.
Sebab itu biarlah Tuhan tidak menjauhkan daku daripada musuh.

Dia mengorek-ngorek kalau ada kesalahanku,
sebab itu aku menjaga jangan sampai salah.
Mereka selalu berlomba dengan daku,
sebab aku pun berusaha hendak berbuat pekerjaan yang mulia.

Al-Imam Asy-Syafii

Minggu, 07 Oktober 2012

Perhatikan Pendapat Si Fakir

,
Bertambah banyaknya percakapan, 
menunjukkan bertambah kurangnya perbuatan.
Banyak keluar buah fikiran, 
kadang-kadang membawa kepada tergelincir.
Lidah itu kecil saja bentuknya, tetapi pengaruhnya amat besar,
begitu disebut selalu dalam peribahasa.

Bagaimanapun cerdasnya akal, 
namun dia masih perlu kepada masyarakat.
Sebagaimana pedang, sebagaimana pun tajamnya, 
namun dia memerlukan tangan yang kuat
untuk menyentak dan menikamkannya.

Orang yang suka musyawarat, 
kadang-kadang tepat apa yang ditujunya.
Atau dia salah, 
namun orang tidak ada yang menyalahkan.

Jangan dipandang enteng suatu pendapat yang dinyatakan oleh orang fakir,
Lebah yang kecil sebagai lalat, 
disukai orang karena madunya.

Nilai kesyukuran seorang pemuda 
ialah bagaimana dia menerima nikmat.
Sebagaimana nilai kesabarannya ditentukan oleh ketabahan hatinya menghadapi bahaya,

Sesuatu yang paling aku takuti diantara hal-hal yang menakutkan,
Ialah...
Hilangnya kemerdekaan diri dan hilangnya semangat bekerja

Abubakar Al-Muqiy
Meninggal th.785 H

Minggu, 30 September 2012

Apanya Yang Ditiru Dan Diteladani

,
Orang-orang Islam di negeri-negeri Islam di zaman kini berlomba meniru meneladan pakaian Barat, dan adat istiadatnya serta jalan hidup mereka, namun perhatian mereka terhadap kemajuan teknologi Barat sangatlah sedikit. 

Sebaliknya dengan orang Barat, seketika bintang Islam bercahaya dan kemajuan Islam memuncak, mereka bersungguh-sungguh mempelajari hikmat filsafat orang Islam. Sampai membawa perubahan yang baik kepada susunan negeri-negeri mereka, sedangkan pakaian dan cara mereka tetap Barat dan tidak berubah.

Maryam Jamilah
(Seorang perempuan Barat yang sangat terpesona oleh Kebudayaan Islam, sehingga dia akhirnya memeluk agama Islam, dan dia adalah seorang Amerika. Beliau mendapat kesan contoh mencontoh dan tiru meniru).

Penjajahan Barat

,
Penjajahan Barat di samping bencana berbagai ragam yang mereka tumpahkan kepada kaum Muslimin, dengan berbagai fitnah, mengusahakan keruntuhan kekuasaannnya, dan merampas tanah-tanahnya, namun semuanya ini belumlah berarti apa-apa jika dibandingkan dengan usaha mereka memaksakan kepada Dunia Islam yang mereka jajah itu, supaya semua menuruti Pendidikan Barat, sampai kepada soal kepercayaan dan sampai kepada soal adat kebiasaan, sehingga timbullah satu generasi dari pemuda-pemuda dalam Negara Islam itu yang mengingkari akan kepribadian Islam, sampai mereka benci dan sinis terhadap agamanya sendiri, sampai mereka menghinakan sejarahnya sendiri, dan tergambarlah dalam otak mereka dan hati mereka bahwa kalau ada kebudayaan dalam dunia ini, tidak lain adalah Kebudayaan Barat.

Kalau ada kemajuan, segala kemajuan itu adalah ditimbulkan oleh Barat, kalau ada akhlak dan etika yang tinggi, tidak lain kecuali pada Barat.

Maka kalau ada gerakan yang hendak membangkitkan Kebudayaan, Peradaban dan Kemuliaan Budi yang ingin mengembalikannya kepada Islam, maka orang-orang yang berpendidikan Barat itulah yang akan menjadi musushnya.

Mereka memusuhi Islam lebih dahsyat daripada orang Barat itu sendiri.

Abul A'laa Al-Maududi

Sabtu, 29 September 2012

Manusia Populer

,
Manusia itu ketika masih populer 
samalah dengan pohon berbuah lebat.
Manusia berkumpul mengelilinginya
karena mengharapkan buah itu.

Setelah buah-buahnya habis dipetik
orang pun pergi.
Dia tinggalkan pohon itu 
dalam kekeringan dan rimba belukar.

Jumat, 28 September 2012

Kata Pustaka Sayid Jamaluddin Al-Afghany 3

,
Masuk penjara karena menuntut kebenaran dan keadilan 
dari tangan penguasa yang zhalim 
adalah suatu latihan.
Dibuang dari kampung halaman karena menegakkan keyakinan, 
adalah suatu pelancongan. 
Mati dibunuh karena mempertahankan pendirian adalah mati syahid, 
dan itulah martabat hidup yang paling mulia.

Ketika Sultan Abdul Hamid, Sultan Turki Osmani (1842-1918) berkenan memberinya kurnia Jubah Kebesaran yang bertatahkan benang emas yang indah permai, Sayid Jamaluddin Al-Afghany telah menolak tawaran itu dengan katanya :

Sesungguhnya Jamaluddin (Keindahan Agama) 
benar-benar hendak jadi Jamaluddin; 
bukan hendak jadi seekor kuda baghal dengan pakaian perhiasan yang indah-indah.

Selain dari ucapan beliau yang selalu dikenangkan orang ialah :

Tidaklah mati seseorang karena mencintai ummatnya, 
melainkan ummat itu sendiri akan menghidupkannya. 
Sebab itu barangsiapa yang ingin hidup sejati, 
biarlah dia mati untuk kehidupan ummatnya.

Tidaklah berarti suatu ummat, 
melainkan bila dia mempunyai akhlak. 
Dan tidak ada akhlak, jika tidak disertai aqidah, 
dan tidak ada aqidah kalau tidak difahamkan benar-benar. 
Sebaik-baik alat buat menilai suatu kaum ialah akhlaknya. 
Kebesaran suatu ummat sangat tergantung kepada pimpinannya.

Kamis, 27 September 2012

Kaya Karena Tidak Memerlukan Apa-Apa

,
Pakaianku bulu kambing,
makananku gandum,
pelitaku ialah bulan-bulan terang,
tungganganku ialah kedua kakiku,
bantalku ialah kedua belah tanganku,
ketika aku akan tidur, aku tidak mempunyai apa-apa.
Ketika aku bangun, akupun tidak mempunyai apa-apa,
namun demikian tidaklah ada di muka bumi ini orang yang sekaya daku

Nabi Isa Al-Masih anak Maryam

Kata Pustaka Sayid Jamaluddin Al-Afghany 2

,
 "Cintaku kepada perikemanusiaan tidak mungkin aku capai 
   melainkan dari celah-celah cintaku kepada tanah airku"

Keagungan seorang raja bukanlah karena mahkota di kepalanya.
Kebesaran martabat ilmu pengetahuan bukanlah karena jubah toga.
Membuat harga diri jadi rendah lebuh mudah dari menjaga harga diri.

Mudahlah bagi manusia berbuat suatu perbuatan laksana singa,
tetapi tidaklah sanggup seekor singa berbuat perbuatan laksana manusia.

Perangai yang hina dan ilmu yang benar 
adalah dua hal benar yang tidak bisa berkumpul.
Kemiskinan adalah musuh dari perangai utama,
sedang kekayaan adalah penolong yang tangkas 
untuk melakukan perbuatan terlarang.

Tidak ada kebaikan pada suatu pendirian yang benar,
kalau tidak disokong oleh kekuatan.
Ulama di suatu masa akan ditimbulkan oleh masa itu,
namun pemimpin-pemimpin dari suatu fikiran baru,
akan ditimbulkan oleh kesukaran yang dihadapinya.

Rabu, 26 September 2012

Jangan Tertipu

,
Tinggalkan hari kemarin dan hadapilah hari esok.
Dan persiapkanlah dirimu dengan sebaik-baik persiapan.

Terimalah dengan baik apa yang disediakan Allah buat kamu.
Dan jangan menadahkan tangan mengharap rezki dari siapa pun.

Pakailah bila menghadapi zaman pakaian yang sesuai.
Sampai ditenunkan lagi buat engkau pakaian lain penangkal dingin.

Beredarlah hidup menyertai zaman dan pandang akibat yang akan ditempuh.
Tetapi awasi matamu, karena terlalu tinggi tengadah dapat menyebabkan sakit mata.

Kalau engkau lihat seekor anjing sedang berkuasa.
Jaga saja kakimu jangan sampai digigitnya.

Ketahuilah bahwasanya sangatlah besar malu menimpamu.
Jika yang menggigitmu itu hanya anjing, bukan digigit singa.

Jangan kau mengharapkan nikmat dari orang yang baru kaya.
Orang yang baru kaya itu sangat awasnya menjaga pakaiannya yang bagus.


Nashif Al-Yaaziji,orang Libanon,
Meninggal tahun 1286 H

Selasa, 25 September 2012

Awas Dan Waspada

,
Tinggalkan hari kemarin dan hadapilah hari esok.
Dan persiapkanlah dirimu dengan sebaik-baik persiapan.

Terimalah dengan baik apa yang disediakan Allah buat kamu.
Dan jangan menadahkan tangan mengharap rezki dari siapa pun.

Pakailah bila menghadapi zaman pakaian yang sesuai.
Sampai ditenunkan lagi buat engkau pakaian lain penangkal dingin.

Beredarlah hidup menyertai zaman dan pandang akibat yang akan ditempuh.
Tetapi awasi matamu, karena terlalu tinggi tengadah dapat menyebabkan sakit mata.

Kalau engkau lihat seekor anjing sedang berkuasa.
Jaga saja kakimu jangan sampai digigitnya.

Ketahuilah bahwasanya sangatlah besar malu menimpamu.
Jika yang menggigitmu itu hanya anjing, bukan digigit singa.

Jangan kau mengharapkan nikmat dari orang yang baru kaya.
Orang yang baru kaya itu sangat awasnya menjaga pakaiannya yang bagus.










Nashif Al-Yaaziji,orang Libanon,
Meninggal tahun 1286 H

Hakikat Yang Hakiki

,
Adakah hakikat yang dicari manusia
yang lebih mulia daripada
perjumpaannya kepada Allah,
sedangkah Allah ridha kepadanya,
sebagaimana Ia firmankan :
"Dan kerelaan dari Allah itulah yang lebih utama.
 Karena itulah kemenangan yang besar."

Allewa Al-Islami, Juli 1987

Senin, 24 September 2012

Jangan Lari....

,
Lari dari cobaan Tuhan atas Iman adalah pangkal sengsara yang berlarut-larut.

Lari di saat menghadapi musuh yang terdiri dari barisan kesesatan, betapa pun jauhnya adalah mengakibatkan kehinaan yang tidak putus-putus. Tak ada kebahagiaan dalam hidup ini tanpa agama. Tak ada benteng agama, leher akan berputar. Iman selalu meminta bayaran mahal, Iman menuntut pengorbanan-pengorbanan yang kadang-kadang sukar dilakukan. Kecuali bagi orang-orang yang hatinya telah tulus dari ujian-ujian Tuhan di dalam membina taqwa.

Barangsiapa yang berani memikul tugas Iman, wajib berani menempuh jalan yang banyak duri dan berbagai aneka penderitaan.

Betapa tidak, padahal kewajiban Iman yang pertama ialah tampilnya manusia dengan jiwanya, hartanya dan keinginan-keinginan pribadinya, dan meletakkan semuanya itu di hadapan kehendak Tuhannya. Siap sedia melaksanakan perintah-Nya.

Belum diakui Iman seseorang, sebelum Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari pada dirinya sendiri.

Perasaan yang mula-mula timbul dari dalam hati seorang Mukmin ialah bahwa dia di dunia ini hanyalah lalu sebentar saja, di dalam perjalanan menuju hidup yang lebih baik daripada hidup yang sekarang ini dan lebih kekal. Dan langkah yang mula dilangkahkan oleh seorang Mukmin ialah mengorbankan nyawanya kalau datang seruan Iman. Dan tidak ada suatu ajakan atau suatu seruan pun yang lebih tinggi dan lebih jelas daripada seruan yang disampaikan dari lidah para Nabi.

Tuhan tidaklah akan sudi menerima suatu dalih atau alasan untuk mengelakkan diri, selama kaki masih dapat berjalan, mata masih dapat melihat dan tangan masih dapat bekerja.

Sungguh! Ujian Tuhan atas orang yang telah mengaku beriman, adalah termasuk dalam rangka sunnatullah yang tak dapat dielakkan...!!

Sayid Jamaluddin Al-Aghani
(dalam majalah "Al Urwatul Wutsqa")

Minggu, 23 September 2012

Jangan Lupa Kepada Tuhan

,
Orang yang lupa mengingat (dzikir) kepada Tuhan,
hatinya adalah mati
Tubuhnya laksana kuburan tua yang telah rapuh
Rohnya sendiri menjadi kesepian dari tubuhnya.
Tetapi dia telah diperbudak dan teman karib dari nafsu yang keji.

Berusahalah

,
Ketika ibumu melahirkan, wahai anak adam,
engkau menangis menjerit
sedangkan orang-orang di sekelilingmu tertawa gembira

Maka berusahalah untuk dirimu,
di saat ajalmu telah sampai,
ketika orang-orang di sekelilingmu menganis tersedu,
mayatmu tersenyum simpul

Sabtu, 22 September 2012

Dunia Adalah Taman

,
Dunia adalah Taman yang dihiasi dengan 5 macam:
Dengan ilmu ulama,
keadilan yang memerintah,
ibadat orang yang 'abid,
amanat para saudagar, dan
kejujuran pemegang usaha

Maka kemudian datanglah iblis membawa 5 bendera,
lalu ditegakkannya ke-5 bendera itu di samping masing-masing hiasan indah yang 5 itu;

Dibawanyalah kedengkian lalu dipancangkannya di dekat ilmu,
Dibawanyalah kelaliman lalu dipancangkannya di dekat keadilan,
Dibawanyalah riya' lalu dipancangkannya di dekat ibadat
Dibawanyalah khianat lalu dipancangkannya di dekat amanat,
Dan dibawanyalah kecoh-tipu lalu dipancangkannya di dekat kejujuran

Dinukilkan oleh Al-Imam Fakhruddin Ar-Razi
(1149-1209 M)

Dua Kematian

,
Kematian orang shaleh....
Adalah istirahat bagi dirinya.
Kematian orang jahat......
Adalah istirahat bagi manusia.


Pepatah Arab

Jumat, 21 September 2012

Keistimewaan Insan Di Hadapan Allah SWT

,
Ketahuilah olehmu bahwasanya Allah mengistimewakan kedudukan Insan (manusia) dari sekalian mahluk-Nya. Dia dimuliakan dan dia ditinggikan. manusia diciptakan untuk menunjukkan kemuliaan Allah. Dan segala sesuatu yang ada dalam alam ini dijadikan untuk manusia. Dan dijadikan manusia khusus untuk mengenal Allah, lalu mencintai-Nya. Lalu mendekatinya. Dan manusia pun diberikan kemuliaan untuk tidak diberikan kepada yang lain. Segala yang ada di atas bumi dan di bawah naungan langit disediakan untuk manusia. Bahkan malaikat sendiri pun, mahluk yang terdekat kepada Allah pun disediakan untuk berkhidmat kepada manusia atas kehendak Allah. Bahkan malaikat itulah yang disuruh Allah mengawal manusia di waktu tidurnya dan di waktu bangunnya, di waktu berjalan atau di waktu duduknya. Kepadanya dan ke atasnya diturunkan Kitab-Nya. Manusia yang diutus menjadi Rasul dan kepada sesamanya Utusan itu diutus. Bahkan ada di antara manusia yang diajak bercakap-cakap oleh Tuhan. Ada di antara manusia yang disebut Khalil Allah (Sahabat Allah). Ada yang diangkat menjadi Wali, ada yang dilantik menjadi Akhyar (orang baik-baik) dan ada juga yang diangkat menjadi Ahbaar (pendeta).

Allah jadikan mereka tempat menyimpan rahasia-Nya, perbendaharaan hikmat-Nya, pembalas cinta-Nya.

Untuk mereka dijadikan surga dan neraka, untuk mereka penciptaan dan perintah, untuk mereka pahala dan dosa; Semua berkisar sekitar manusia. Sebab itu untuk dialah kesimpulan penciptaan, kepada dialah yang tertuju pahala dan dosa.

Oleh sebab itu manusia adalah istimewa dibanding dengan seluruh mahluk. Allah menciptakan Insan dengan tangan-Nya sendiri. Yang ditiupkan kepadanya ialah Roh Tuhan sendiri, lalu disuruh malaikat bersujud kepadanya. Segala nama ditujukan kepadanya, yang malaikat sendiri tidak ditunjuki sampai sedemikian luas. Iblis pun karena bersalah memperdayakan manusia kena kutuk selama-lamanya, karena dia tidak mau bersujud kepada manusia. Sampai dijadikan mereka berseteru untuk selama-lamanya.

Semua ini hanya dapat disadari dengan Iman. Oleh sebab itu maka orang yang beriman adalah mutlak semulia-mulia mahluk Allah.

Ibnu Qayyim al-Jauziah

Ingatlah Selalu

,
Engkau berbaik sangka saja 
dengan hari-hari yang engkau lalui,
karena baiknya;

Dan engkau tidak takut
akan buruknya apa yang akan takdir datang padamu.

Engkau merasa selamat saja
dengan peredaran malam
dan engkau tertipu dengan dia.

Padahal di waktu malam
yang tenang dan tentram itulah
akan tiba-tiba datang hal ihwal yang keruh.


Madarijus Salikin

Kamis, 20 September 2012

Nama Baik

,
Kebaikan hidup seseorang akan membaikkan pula kehidupan keluarganya.
Dan mereka akan ketularan penyakit jahat, kalau orang itu jahat pula.

Keturunan yang datang di belakang akan dihormati orang,
karena kesalehan ayahnya.
Akan dikenang orang sesudah matinya,
dalam keluarganya dan anak cucunya.

Seorang hamba Allah tidaklah mempunyai hak yang wajib dituntutnya.
Tidak !
Dan suatu usaha pun tidaklah akan hilang percuma.
Kalau dia disiksa, itu adalah karena Keadilan Tuhan
Dan jika dia diberi nikmat,
itu adalah semata kurnia,
karena Tuhan itu adalah Maha Dermawan dan Maha Luas Kurnia-Nya.
Hey © 2008 Template by:
SkinCorner